Tersangka Korupsi RSUD Bangkinang Surya Darmawan Menyerahkan Diri

Tersangka Korupsi RSUD Bangkinang Surya Darmawan Menyerahkan Diri

Tersangka korupsi Surya Darmawan akhirnya menyerahkan diri ke Kejati Riau, Senin (10/10). Pelarian Tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung instalasi rawat inap tahap III di Rumah Sakit umum daerah (RSUD) Bangkinang Surya berakhir. Surya berdalih, delapan bulan menjadi buronan Kejati Riau dilakukannya untuk menenangkan diri

Surya Darmawan selalu mangkir dari panggilan tim jaksa penyidik Bidang Pidana khusus (Pidsus) pada Kejati Riau pasca ditetapkan sebagai tersangka. Oleh karenanya, tim jaksa penyidik memburunya serta memasukkan nama mantan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kampar itu ke daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Seksi (Kasi) penjelasan aturan (Penkum) dan Humas Kejati Riau Bambang Heripurwanto menjelaskan Surya telah berstatus buron atau masuk DPO semenjak delapan bulan yang lalu, tepatnya bulan Februari 2022 dan kini Surya berada di Kejati Riau.

“Tersangka sudah tiba pukul 09.30 WIB, langsung diperiksa pada kapasitasnya menjadi tersangka,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Riau Rizky Rahmatullah SH MH menjelaskan, bahwa Surya Darmawan tak memenuhi panggilan tim jaksa penyidik semenjak ditetapkan menjadi tersangka pada 27 Januari 2022 lalu.

Mantan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) itu melanjutkan, pihaknya mengatakan bahwa Surya Darmawan lari sebab tidak pernah menghadiri pemeriksaan pasca dirinya tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung instalasi rawat inap tahap III di Rumah Sakit umum daerah (RSUD) Bangkinang

Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Riau Rizky Rahmatullah SH MH mengungkapkan, surya Darmawan tidak memenuhi panggilan tim jaksa penyidik sejak ditetapkan menjadi tersangka pada 27 Januari 2022 lalu.
“yang bersangkutan sempat kita tanya alasan kenapa tidak hadir (memenuhi panggilan penyidik). yang bersangkutan berada pada beberapa kota dengan alasan ingin menenangkan dirinya,” terang Rizky.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Di Musim Hujan

Surya Darmawan adalah satu dari enam tersangka yang dinilai bertanggung jawab pada perbuatan dugaan korupsi tersebut. Empat orang tersangka lainnya adalah Abdul Kadir Jaelani sebagai Direktur PT Fatir Jaya Pratama, Mayusri selaku Pejabat pembuat Komitmen (PPK), Emrizal selaku project manager dan terakhir Rif Helvi selalu Team Leader Management Konstruksi (MK) atau Pengawas telah disidangkan. Sedangkan seorang tersangka lainnya, yakni Kiagus Toni Azwarani, selaku Kuasa Direksi PT Gumilang utama, saat ini ditetapkan sebagai buronan serta masuk DPO.

Pembangunan ruang instalasi rawat inap tahap III di RSUD Bangkinang dikerjakan dengan Dana Alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan. Adapun Pagu anggarannya sebesar Rp46.662.000.000. kegiatan pembangunan dilaksanakan oleh PT Gemilang utama Allen selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak senilai Rp46.492.675.038. Perusahaan ini diduga pinjam bendera. Manajemen Konstruksi (pengawas) dikerjakan oleh PT Fajar Nusa Konsultan sebagai pemenang lelang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *