Ternyata Ini Alasan Manusia Menutup Mulut Saat Mendengar Kabar Buruk

Ternyata Ini Alasan Manusia Menutup Mulut Saat Mendengar Kabar Buruk

Manusia cenderung menutup mulut saat mendengar kabar buruk. Hal ini terjadi karena adanya rasa tidak nyaman dan ketakutan akan reaksi orang lain.

Seorang ahli bahasa tubuh membeberkan mengapa sebagian orang refleks menutup mulutnya dengan tangan ketika mendapat berita buruk.Rupanya perilaku tersebut sudah ada sejak jutaan tahun yang lalu.

Dilansir dari Daily Mail, mantan agen FBI Joe Navarro membagikan alasan di balik gerakan protektif. Ia menjelaskan bahwa respons itu adalah satu dari tiga perilaku yang diadaptasi manusia jutaan tahun lalu – ketika manusia dikelilingi oleh predator setiap hari dan harus berkomunikasi secara diam-diam.

Ketika seseorang menerima kabar buruk, ia akan merasakan emosi yang kuat seperti kemarahan, kesedihan, atau ketakutan. Oleh karena itu, ia cenderung untuk tidak mengekspresikan perasaannya dan lebih memilih untuk menutup mulut.

Menutup mulut juga dapat terjadi karena adanya rasa malu atau takut dijudge oleh orang lain. Seseorang yang mengalami kabar buruk mungkin merasa bahwa ia sendirilah yang salah atau bahwa ia harus menyelesaikan masalahnya sendiri. Hal ini dapat menyebabkan seseorang untuk merasa malu untuk berbicara tentang masalahnya dan lebih memilih untuk menutup mulut.

Terdapat juga faktor sosial yang mempengaruhi seseorang untuk menutup mulut saat mendengar kabar buruk. Dalam masyarakat, ada anggapan bahwa mengekspresikan perasaan negatif dianggap tidak baik dan dapat menyebabkan seseorang dijauhi oleh orang lain. Oleh karena itu, seseorang cenderung untuk menutup mulut dan menyimpan perasaannya sendiri.

Baca juga: Pemkab Kuansing Menanggung Hutang Besar Kepada Perusahaan Farmasi

Meskipun cenderung untuk menutup mulut saat mendengar kabar buruk, hal ini tidak selalu merupakan pilihan yang baik. Mengekspresikan perasaan dan berbicara dengan orang lain tentang masalah yang dihadapi dapat membantu seseorang untuk meredakan tekanan emosional dan menemukan solusi yang baik.

Dalam kesimpulan, manusia cenderung menutup mulut saat mendengar kabar buruk karena rasa tidak nyaman, ketakutan, malu, atau pengaruh sosial. Namun, mengekspresikan perasaan dan berbicara dengan orang lain tentang masalah yang dihadapi dapat membantu seseorang untuk meredakan tekanan emosional dan menemukan solusi yang baik.

Baca juga: Kesalahan Besar Mark Zuckerberg, META lakukan PHK Massal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *