Bupati Meranti M. Adil Di Panggil Kemendagri, Buntu Sebut Iblis Setan

Bupati Meranti M. Adil Di Panggil Kemendagri, Buntu Sebut Iblis Setan

Bupati Kepulauan Meranti M Adil dipanggil oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemanggilan tersebut dilakukan sebagai sarana untuk bertemu dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kemudian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pemerintah Provinsi Riau.

Pertemuan tersebut akan dilaksanakan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat pada hari ini, Selasa (20/12/2022) guna membahas dana bagi hasil (DBH) yang sempat  menjadi ketegangan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menjelaskan  hasil dari pembahasan tersebut baru bisa diketahui setelah pertemuan.

“(Pertemuannya) Rencananya hari Selasa akan di dilakukan bersama komponen terkait, tentunya bersama Kemendagri, Kemenkeu, Kementerian ESDM, Provinsi Riau, dan Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Fatoni dalam keterangan resmi yang diterbitkan Puspen Kemendagri.

Pertemuan tersebut diadakan terkait protes keras yang dilakukan oleh Bupati Meranti Muhammad Adil terhadap besaran DBH yang dinilai tidak sebanding dengan sumber daya alam (SDA) yang dihasilkan daerahnya.

Fatoni menjelaskan bahwa Kemendagri bersama Kemenkeu serta juga kementerian/lembaga terkait akan merekonsiliasi semua data. Hal tersebut dilakukan dengan melibatkan unsur daerah yang dihadiri Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meskipun tidak melibatkan kepala daerah secara langsung.

“karnena itu makanya yang hadir rapat mestinyanya dilaporkan ke kepala daerahnya,” ujar fatoni

Fatoni menjelaskan, untuk agenda pertemuan tersebut, pihaknya sudah mengirim undangan kepada pemerintah daerah dan juga telah mengirikan surat kepada kementerian terkait.

Fatoni juga berharap dalam pertemuan nanti agar masing-masing pihak bisa berdiskusi serta membahas dari hati ke hati, secara akuntabel, transparan dan terbuka.

“Tidak ada dusta di antara kita,” ucap Fatoni. dalam Bupati Meranti Adil dipanggil Kemendagri

Baca juga: 36 Bacalon DPD RI Mulai Serahkan Berkas Ke KPU Riau

Sebelumnya, Bupati Meranti M Adil sempat menyebut Kemenkeu berisi iblis dan setan. Pernyataan keras itu ia lontarkan pada Direktur Perimbangan Keuangan Kemenkeu Lucky Alfirman saat koordinasi Pengelolaan Pendapatan Belanja Daerah di Pekanbaru, Kamis (9/12).

Awalnya Adil merasa kesal lantara tidak mendapat kejelasan perihal Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima daerahnya. Ia menilai Meranti seharusnya layak mendapat DBH dengan hitungan US$100 per barel.

Akan tetapi, Adil merasa DBH yang diterima hanya Rp114 miliar dengan hitungan US$60 per barel pada 2022 ini. Ia pun mendesak Kemenkeu supaya pada tahun 2023, DBH yang diterima menggunakan hitungan US$100 per barel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *